Sabtu, 06 Agustus 2016


Jiwa tertusuk tak hentinya..
Jiwa rapuh terhambur bagai butir debu..
Terkoyak semu tak bermakna...
Menggigil lunglai berselimut manja..
Mata nanar melilhat gelap dunia..
Jiwa hampa tak berkelit..
Menunggu sinar datang menyapa..
Sungguh jiwa tak ada daya..
Otak seakan mati tak berdaya..
Hanya sakit batin yang mengoyak jiwa..
Lidah kelu tak bersandiwara..

Tak ada cinta...
Tak ada mawar merah yang tersimpan didada..
Tak ada tawa...
Tak ada cerita manis disetiap kata..
Tak ada hasrat yang membara..
Semua hilang ditelan luka jiwa..
Dunia hitam tak berwarna....
Waktu seakan berhenti sekita..

Tapi cintaNYA tak hilang..
CintaNYA yang selalu siap mengobati lubang dijiwa..
cintaNYA lembut selembut sutra..
Hanya DIA membuat dunia hitam menjadi pelangi berwarna..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

puisi

''Sepucuk surat" karya kautsar tak usah bermuram... jika akhirnya memang harus bepisah... tak usah berteriak jika......