""Hijarah Cinta""
.
Saat hidup terperangkap dalam kegelapan...
Hanya terbawa oleh nafsu syetan...
Tak ada arah dan tujuan...
Hanya tersakiti oleh harapan...
.
Kini cinta-Nya telah hadir...
Menyadarkan dari Cinta buta yang melalaikan...
Memberikan tangan-Nya untuk kembali kepada-Nya
Menarik dari jurang kesesatan...
Memberi jalan dibalik harapan...
.
Hijrah ku bersama-Nya...
Mencintai-Nya dalam ketaqwaan...
Hanya berharap kepada-nya...
Tak kan membuat hati kecewa...
.
Kini jiwaku berbalut kesucian..
Terus melangkah meraih keridhoan-Nya...
Hingga sang maha Cinta menyatukan dua insan yang terpisah ...
Dengan Cinta yang halal...
.
.
.
Karya kautsar
Minggu, 18 September 2016
Kamis, 15 September 2016
~~Bintang yang redup~~
kala dunia tak lagi memandang...
Diri bagai sampah terbuang...
Diri bagai lentera yang usang...
Bintang pun tak lagi memancarkan sinarnya...
Bintang ku mulai redup...
Tapi selagi nafas masih berhembus...
Selagi jantung ini masih berdetak...
Selagi tubuh ini masih bisa bergerak...
Dan dari sang pencipta masih memberikan kesempatan...
Tak ada Lagi rasa takut untuk melangkah...
Tak ada lagi putus asa untuk menggapai citaku...
Tak ada ragu meski selaksa mencaci ku...
Sampai dunia kembali memandang ku...
Hingga bintang ku kembali bersinar...
kala dunia tak lagi memandang...
Diri bagai sampah terbuang...
Diri bagai lentera yang usang...
Bintang pun tak lagi memancarkan sinarnya...
Bintang ku mulai redup...
Tapi selagi nafas masih berhembus...
Selagi jantung ini masih berdetak...
Selagi tubuh ini masih bisa bergerak...
Dan dari sang pencipta masih memberikan kesempatan...
Tak ada Lagi rasa takut untuk melangkah...
Tak ada lagi putus asa untuk menggapai citaku...
Tak ada ragu meski selaksa mencaci ku...
Sampai dunia kembali memandang ku...
Hingga bintang ku kembali bersinar...
Senin, 05 September 2016
WAYANG KULIT
Berbaur dengan hinggar cahaya...
Berpadu dalam suka cita..
Berlenggak lenggok dalam tangan manusia....
Berpose ria layaknya duta...
Berwatak penuh sandiwara...
Terhanyut dalam canda tawa...
Diiringi alunana musik jawa...
Gamelan membawa gema disetiap cerita...
Bagai bioskop tapi tak sama...
Terhipnotis hingga malam gulita...
Meski bola mata tak tertahan..
Hanya rembulan bagai penjaga...
Sedikit penonton yang tersisa...
Wayang...
Berdiri dalam genggaman seorang dalang...
Didampingi bidadari menawan...
Berlakon hingga hilang tak berjejak...
Hampir pudar tertandingi budaya asing..
Perpaling wajah dari anak muda..
Menghilang dari budaya...
Wayang..
Menghiasi warna cakrawala..
Berpoles dengan perkasa...
Berpiawai dengan kata..
Berdialog dengan bijaksana...
Terekam dalam jiwa...
Bya kautsar.....
Langganan:
Postingan (Atom)
puisi
''Sepucuk surat" karya kautsar tak usah bermuram... jika akhirnya memang harus bepisah... tak usah berteriak jika......